🎓 INSTRUMEN OBSERVASI LANDASAN PENDIDIKAN
A. Identitas Observasi
| **Mata Kuliah** | : Landasan Pendidikan [cite: 2] |
| **Kelompok** | : 11 (Cimahi) [cite: 4] |
| **Anggota/NIM** | : Sultan Maulana Akbar (NIM. 2501304), Dimas Saptahadi (NIM. 2503003), Muhammad Farrel Fallah (NIM. 2504193), Rifa Alfiyah (NIM. 2504911), Weni Prabandani (NIM. 2502349) [cite: 6, 7, 8, 9, 10] |
| **Program Studi** | : Pendidikan Sistem dan Teknologi Informasi (PSTI) [cite: 11] |
| **Lokasi Observasi** | : Jl. Mahar Martanegara No.48, Utama, Kec. [cite_start]Cimahi Sel., Kota Cimahi, Jawa Barat 40533 [cite: 11, 12] |
| **Tanggal Observasi** | : 28 November 2025 [cite: 13] |
🔎 Panduan Pengisian Instrumen
**Tujuan**: Mengamati dan menganalisis manifestasi berbagai **Landasan Pendidikan** dalam praktik nyata sekolah/kelas.
- **Instrumen Umum (Bagian B)**: Isi kolom **Temuan** dengan **deskripsi faktual** (apa yang dilihat) dan **analisis singkat** (keterkaitan dengan landasan).
- **Instrumen Khusus (Bagian C)**: Centang **Ya/Tidak** dan berikan **bukti konkret** di kolom **Contoh Temuan** yang mendukung pilihan Anda.
B. Instrumen Umum (11 Butir Landasan Pendidikan)
| No | [cite_start]Landasan Pendidikan [cite: 15] | [cite_start]Fokus Pengamatan [cite: 15] | Temuan (Contoh Isian Komprehensif) |
|---|---|---|---|
| 1 | [cite_start]Landasan Filosofis Pendidikan [cite: 15] | [cite_start]Apakah tujuan, nilai, atau visi pendidikan tampak dalam kegiatan sekolah/kelas? [cite: 15] |
**Contoh Isian:** Faktual: Visi "Terwujudnya Siswa Berkarakter Mandiri, Inovatif, dan Religius" tertera jelas. Nilai **religius** terlihat dari aktivitas salat dhuha di awal jam.
|
| 2 | [cite_start]Landasan Sosiologis Pendidikan [cite: 15] | Bagaimana hubungan sosial di sekolah? (kerjasama, interaksi guru–siswa, kedisiplinan sosial) [cite_start][cite: 15] |
**Contoh Isian:** Faktual: Interaksi guru–siswa cair namun hormat, siswa bebas bertanya. Terdapat 'Jurnal Gotong Royong' mingguan untuk kebersihan kelas.
|
| 3 | [cite_start]Landasan Psikologis Pendidikan [cite: 15] | [cite_start]Apakah guru memperhatikan perkembangan individu, minat, dan perbedaan kemampuan siswa? [cite: 15] |
**Contoh Isian:** Faktual: Guru memberikan tugas berbasis proyek (minat) dan tugas tertulis (kemampuan). Ada program pendampingan khusus untuk siswa yang kesulitan belajar.
|
| 4 | [cite_start]Landasan Ilmiah Pendidikan [cite: 15] | [cite_start]Apakah praktik pembelajaran menggunakan pendekatan ilmiah, hasil penelitian, atau metode berbasis bukti? [cite: 15] |
**Contoh Isian:** Faktual: Guru TIK (PSTI) menggunakan model *Problem-Based Learning* yang didasarkan pada riset efektivitas dalam meningkatkan *critical thinking*.
|
| 5 | [cite_start]Landasan Historis Pendidikan [cite: 15] | [cite_start]Apakah ada tradisi sekolah, upacara, atau simbol yang mencerminkan sejarah pendidikan? [cite: 15] |
**Contoh Isian:** Faktual: Setiap Senin diadakan Upacara Bendera dengan pembacaan teks Pembukaan UUD 1945, mencerminkan sejarah pendidikan nasional dan patriotisme.
|
| 6 | [cite_start]Landasan Religius Pendidikan [cite: 15] | Bagaimana penerapan nilai-nilai moral dan religius di sekolah? (doa, sikap hormat, kegiatan keagamaan) [cite_start][cite: 15] |
**Contoh Isian:** Faktual: Terdapat jadwal mengaji (tahfidz) 15 menit setiap pagi. Sikap hormat terlihat dari cara siswa mencium tangan guru saat bertemu di koridor.
|
| 7 | [cite_start]Landasan Kultural/Budaya Pendidikan [cite: 15] | [cite_start]Apakah terdapat unsur budaya lokal, bahasa daerah, atau kearifan lokal dalam pembelajaran/aktivitas sekolah? [cite: 15] |
**Contoh Isian:** Faktual: Guru Bahasa Indonesia mengintegrasikan pantun Sunda sebagai materi puisi. Ada program 'Kamis Nyunda' (siswa/guru menggunakan aksen Sunda/pakaian tradisional).
|
| 8 | [cite_start]Landasan Yuridis/Hukum Pendidikan [cite: 15] | [cite_start]Bagaimana penerapan aturan sekolah, tata tertib, keselamatan, dan perlindungan anak? [cite: 15] |
**Contoh Isian:** Faktual: Sekolah memiliki jalur evakuasi kebakaran yang jelas. Ada komite sekolah yang bertugas meninjau tata tertib sesuai UU Perlindungan Anak.
|
| 9 | [cite_start]Landasan Ekonomi Pendidikan [cite: 15] | Bagaimana kondisi sarana prasarana? [cite_start]Adakah dukungan ekonomi (BOS, beasiswa, fasilitas sederhana/terbatas)? [cite: 15] |
**Contoh Isian:** Faktual: Perpustakaan memadai. Disediakan Beasiswa Prestasi untuk 5 siswa berprestasi tiap semester. Mayoritas pendanaan untuk *hardware* dari dana BOS.
|
| 10 | [cite_start]Landasan Teknologi Pendidikan [cite: 15] | Bagaimana teknologi digunakan dalam pembelajaran? (LCD, laptop, e-learning, media digital) [cite_start][cite: 15] |
**Contoh Isian:** Faktual: Terdapat 1 laboratorium komputer. Guru menggunakan *Google Classroom* sebagai platform *e-learning* untuk penugasan dan pengumpulan tugas.
|
| 11 | [cite_start]Perkembangan Kurikulum di Indonesia [cite: 15] | Apakah sekolah menerapkan Kurikulum Merdeka? Ada proyek P5? [cite_start]Ada kegiatan literasi dan numerasi? [cite: 15] |
**Contoh Isian:** Faktual: Ya, Kurikulum Merdeka di kelas X dan XI. Ada 3 Proyek P5 tahun ini. Kegiatan literasi terlihat dari Pojok Baca di setiap kelas.
|
C. Instrumen Khusus (Pengembangan Kurikulum)
[cite_start]KELOMPOK 11 – PERKEMBANGAN KURIKULUM DI INDONESIA (Pengembangan 20 Butir) [cite: 18]
Instrumen ini dikembangkan menjadi 20 butir untuk menguji implementasi Kurikulum Merdeka secara lebih mendalam (Kurikulum terbaru yang berlaku).
| No | [cite_start]Butir Pengamatan [cite: 19] | Ya | Tidak | Contoh Temuan (Bukti Konkret/Wawancara) |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Guru menggunakan kurikulum terbaru (Kurikulum Merdeka/K13)[cite: 19]. | |||
| 2 | Capaian pembelajaran ditampilkan di kelas[cite: 19]. | |||
| 3 | Guru membuat modul ajar/RPP sesuai kurikulum[cite: 19]. | |||
| 4 | Pembelajaran berdiferensiasi terlihat[cite: 19]. | |||
| 5 | Asesmen formatif digunakan[cite: 19]. | |||
| 6 | Siswa melakukan projek Profil Pelajar Pancasila[cite: 19]. | |||
| 7 | Guru memahami perubahan kurikulum[cite: 19]. | |||
| 8 | Sekolah mengikuti pelatihan implementasi kurikulum[cite: 19]. | |||
| 9 | Dokumen kurikulum tersedia di sekolah[cite: 19]. | |||
| 10 | Guru mengaitkan materi dengan konteks kekinian[cite: 19]. | |||
| 11 | Guru menyelenggarakan asesmen diagnostik (kognitif dan non-kognitif) di awal pembelajaran. | |||
| 12 | Terdapat kegiatan yang menunjang **Literasi** dan **Numerasi** secara terintegrasi. | |||
| 13 | Jadwal pelajaran mencantumkan alokasi khusus untuk **Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)**. | |||
| 14 | Siswa terlibat aktif dalam penentuan tema/topik proyek P5. | |||
| 15 | Sekolah/Guru mendokumentasikan hasil P5 dalam bentuk portofolio atau pameran karya. | |||
| 16 | Guru menggunakan sumber belajar yang beragam (tidak hanya buku teks) seperti video, artikel, atau *platform* digital. | |||
| 17 | Terdapat program bimbingan/konseling yang selaras dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila. | |||
| 18 | Guru melakukan refleksi secara rutin terkait efektivitas kurikulum yang diterapkan. | |||
| 19 | Sekolah memfasilitasi pertemuan/diskusi orang tua murid mengenai implementasi Kurikulum Merdeka. | |||
| 20 | Terdapat bukti penerapan modul/materi ajar yang bersifat kontekstual/lokal. |
✅ Penutup dan Langkah Selanjutnya
Instrumen ini dirancang untuk memandu observasi Anda secara mendalam. Pastikan semua temuan didukung oleh bukti faktual (dokumen, wawancara, atau pengamatan langsung).
Setelah observasi selesai, Anda dapat menyusun laporan dengan menganalisis keterkaitan temuan di setiap landasan pendidikan. **Fokus utama Anda harus pada butir 11 (Perkembangan Kurikulum) dan 20 butir di Bagian C.**
0 Komentar